Manfaat Musik Untuk Membantu Terapi Kesehatan

 

Manfaat Musik Untuk Membantu Terapi Kesehatan

 

Private Musik “Gading Serpong” Tangerang – Jika selama ini musik lebih banyak memiliki fungsi sebagai hiburan. Pemakaian musik untuk digunakan dalam terapi masih jarang di dengar oleh orang. Padahal manfaat terapi musik bagi kesehatan tidak dapat diremehkan begitu saja.

Terapi musik untuk saat ini menjadi salah satu bidang yang sangat berkembang pesat. Dikutip dalam Harvard Health Publishing, seseorang yang menjadi terapis musik bersertifikat umumnya adalah seorang musisi ulung yang memiliki pengetahuan mendalam terkait dengan musik yang bisa membangkitkan respon emosional seseorang, baik hanya untuk sekedar bersantai, membantu proses dalam penyembuhan dan juga merangsang perkembangan syaraf.

Manfaat Terapi Musik dan Belajar Musik untuk Kesehatan

Terapi musik ini diketahui dapat berdampak baik untuk mengatasi dan meredakan berbagai macam gangguan kesehatan baik secara fisik maupun psikis. Beberapa kondisi yang ada di bawah ini ternyata dapat diterapi menggunakan musik.

  1. Stres

    Mendengarkan musik atau mengikuti les privat musik dapat menurunkan tingkat stres untuk seseorang. Ada sebuah penelitian yang bisa dilakukan di tahun 2008, meneliti 236 pada seorang wanita hamil yang sedang mengalami stres dan diberikan terapi musik. Hasilnya untuk kelompok partisipan wanita yang mendapatkan terapi musik, 116 diantaranya mengalami penurunan tingkat stres, depresi dan kecemasan.Ada juga penelitian lainnya yang menemukan hal sama, dimana terapi musik dapat bermanfaat untuk pasien yang sedang mengalami stres berat dan juga kecemasan akibat jantung koroner.

  1. Demensia

    Terapi musik dan belajar musik nyatanya mampu untuk meningkatkan kualitas hidup seseorang yang mengalami demensia. Karena ketertarikannya dengan musik masih akan ada selama perjalanan penyakit, terapi musik ini dapat membantu untuk membangkitkan ingatan, mengurangi agitasi, membantu dalam berkomunikasi dan meningkatkan koordinasi fisik.

  1. Depresi

    Menurut penelitian yang sudah dipublikasikan pada jurnal kesehatan “British Journal of Psychiatrist”, dilaporkan bahwa terapi musik ini memiliki manfaat untuk menurunkan gejala pada pasien dengan gangguan depresi. Ada penelitian yang sudah pernah dilakukan di Finlandia dengan usia 18 – 50 tahun dengan gangguan depresi.

    Dalam penelitian tersebut mereka dibagi dua kelompok, yaitu kelompok yang menerima terapi standar depresi dengan menggunakan psikoterapi, obat antidepresan dan konseling psikiater. Hasilnya setelah masuk 3 bulan kelompok yang menerima terapi standar depresi dengan menggunakan terapi musik mengalami perbaikan gejala yang cukup signifikan, jika dibandingkan dengan kelompok yang hanya menerima terapi depresi yang standar.

  1. Membantu untuk Meredakan Nyeri

    Mendengarkan musik dan juga belajar musik tidak hanya mampu untuk menurunkan kecemasan dan juga stres, tetapi juga dapat mengurangi nyeri. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan pada pasien yang baru saja menjalani tindakan operasi, mereka yang sering mendengarkan musik sebelum maupun sesudah menjalankan tindakan operasi mengalami penurunan tingkat skala nyeri.

  1. Autisme

    Terapi musik dan mengikuti les privat musik bisa meningkatkan kemampuan pasien autisme dalam berkomunikasi, perilaku, kemampuan sosial, kemampuan motorik, cara berpikir, dan kemampuan untuk mengenali diri. Ada beberapa penelitian yang menyebutkan bila terapi musik pada pasien autisme bisa membantu untuk memperbaiki cara berbicara, gestur, meningkatkan kemampuan untuk berkomunikasi, menurunkan tingkat kecemasan dan koordinasi. Selain itu, terapi musik yang berbasiskan keluarga juga bisa membentuk ikatan kuat antara orang tua dan anak.

  1. Stroke

    Stroke ini merupakan kematian pada jaringan otak yang terjadi karena berkurangnya aliran darah dan juga oksigen ke dalam otak. Penanganan yang harus dilakukan memang harus sesegera mungkin untuk bisa mencegah berlanjutnya kerusakan otak dan juga kemungkinan untuk dapat pulih kembali.

    Walaupun terapi musik ini memang tidak sepenuhnya dapat menyembuhkan penyakit strok, tetapi setidaknya berdasarkan sebuah penelitian di Amerika terapi musik dikatakan bisa membantu untuk mempercepat penyembuhan stroke. Pada penelitian itu, pasien nantinya diminta untuk mendengarkan musik tertentu kurang lebih 1 jam untuk setiap harinya.

    Hasilnya setelah memasuki 3 bulan kemampuan ingatan verbal pada pasien yang mendengarkan musik mampu meningkatkan sampai 60%. Sementara itu untuk pasien yang tidak mendengarkan musik sama sekali hanya meningkat 29%.

 

Symphonia Musik

Private Musik Tangerang Jakarta Bali

WhatsApp Kami untuk informasi lebih lanjut

FacebookInstagramYoutube

 

footer logo symphonia musik

Phone : 0895-8003-00102
Email : [email protected]

© Copyright 2021 PT. Symphonia Musik Indonesia All Rights Reserved

Les Private Musik
Tangerang - Jakarta - Bali

we-are-hiring