Perbedaan Ukulele Dan Kentrung

Perbedaan Ukulele Dan Kentrung

Les Cello di JakartaLes Cello di Jakarta, ini dia cara memilihnya
Merek Gitar Terlaris di DuniaMerek Gitar Terlaris di Dunia, ini dia urutannya!

Banyak orang mengira ukulele dan kentrung adalah alat musik yang sama karena ukurannya yang kecil. Padahal, keduanya memiliki jiwa yang sangat berbeda. Symphonia Musik akan mengulas perbedaan mendalam dari kedua instrumen ini, mulai dari sejarah hingga karakter suaranya.

Sejarah dan Asal Usul

Perbedaan pertama muncul dari latar belakang budaya masing-masing instrumen:

  • Ukulele: Para imigran Portugis memperkenalkan alat musik ini ke Hawaii pada akhir abad ke-19. Ukulele merupakan hasil adaptasi dari cavaquinho, instrumen kecil asal Portugal. Dalam bahasa Hawaii, ukulele berarti “kutu loncat”. Nama ini menggambarkan gerakan jari pemain yang lincah saat memetik senar.

  • Kentrung: Instrumen ini murni berasal dari tanah Jawa, Indonesia. Seniman tradisional sering menggunakan kentrung dalam pertunjukan rakyat seperti Ludruk dan Wayang di Jawa Timur. Biasanya, pemain kentrung mengiringi cerita atau nyanyian lokal yang sarat akan makna budaya.

Desain dan Bahan Pembuatan

Jika kita perhatikan lebih dekat, konstruksi keduanya memiliki ciri khas tersendiri:

  • Ukulele: Produsen biasanya menggunakan kayu mahoni, koa, atau spruce untuk mendapatkan kualitas akustik yang jernih. Ukulele memiliki empat senar nilon atau fluorokarbon. Anda bisa menemukan berbagai ukuran ukulele, mulai dari soprano, concert, tenor, hingga baritone.

  • Kentrung: Pengrajin lokal umumnya memanfaatkan kayu nangka atau kayu sengon. Desain kentrung terlihat lebih sederhana, sedikit lebih tebal, namun ukurannya tetap ringkas. Kentrung biasanya menggunakan tiga senar nilon atau kawat baja tipis yang menghasilkan suara unik.

Cara Bermain dan Penyetelan (Tuning)

Perbedaan teknis yang paling terasa ada pada cara menyetel nadanya:

  • Ukulele: Pemain umumnya menyetel ukulele dengan nada G-C-E-A. Setelan ini menghasilkan suara yang cerah dan ceria. Inilah alasan mengapa ukulele sangat identik dengan musik yang membangkitkan semangat.

  • Kentrung: Instrumen ini memiliki penyetelan yang lebih fleksibel. Penyetelan yang paling populer adalah C-G-C untuk jenis tiga senar. Setelan tersebut menghasilkan nada yang lebih rendah dan dalam. Oleh karena itu, kentrung sangat cocok untuk mengiringi lagu-lagu bernuansa sedih atau syahdu.

Perbandingan Karakter Suara

Suara menjadi pembeda utama yang paling mudah orang kenali:

FiturUkuleleKentrung
Warna SuaraTerang dan bernada tinggiHangat dan cenderung bassy
Genre MusikPop, Reggae, Musik TropisDangdut Koplo, Tradisional
KesanRiang dan SantaiDalam dan Lembut

Penggunaan di Era Modern

Ukulele kini telah merambah panggung dunia. Banyak musisi internasional menggunakan ukulele dalam lagu-lagu hits mereka. Selain itu, banyak sekolah musik mengajarkan ukulele kepada pemula karena ukurannya yang praktis.

Sementara itu, kentrung tetap kokoh sebagai identitas budaya lokal. Masyarakat Indonesia, khususnya di Jawa Timur, menjaga kelestarian kentrung melalui pertunjukan seni tutur. Meskipun skalanya tidak se-global ukulele, kentrung memiliki nilai historis yang sangat tinggi bagi warisan musik nusantara.

Kesimpulan

Ukulele dan kentrung memang serupa dalam bentuk, namun berbeda dalam rasa. Jika Anda menyukai nuansa modern yang ceria, ukulele adalah pilihan tepat. Namun, jika Anda ingin mengeksplorasi kedalaman musik tradisional, kentrung menawarkan kehangatan nada yang tiada duanya.

Share This Story, Choose Your Platform!

  • 22 Januari 2025
    Les Musik Gitar Terdekat
  • 14 Januari 2025
    Perbedaan Gitar Akustik dan Elektrik
  • 20 Januari 2025
    Les Privat Piano Tangerang yang Nyaman